Tampilkan postingan dengan label Ekonomi VII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi VII. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2017

Tindakan dan Motif Ekonomi

Sumber gambar : belajar.kemdikbud.go.id





Pernahkah teman-teman bertindak tanpa ada tujuan tertentu? Tentu tidak ya. Setiap perbuatan yang kita lakukan di dunia ini pastilah berlandaskan sebuah tujuan atau kepentingan tertentu. Dalam aspek apapun. Jika tidak untuk kepentingan diri kita pribadi, tentu untuk orang lain yang berada disekitar kita.
Nah, jika tindakan yang kita lakukan ini dibidang ekonomi, maka tindakan ini disebut tindakan ekonomi. Tindakan ekonomi biasanya muncul karena adanya keterbatasan sumber daya teman, maka manusia akan memilih pilihan yang terbaik dan yang paling menguntungkan baginya. Dimanapun, tindakan memilih pastilah membutuhkan pikiran yang bersifat rasional. Ini adalah salah satu ciri-ciri tindakan ekonomi, selain bertindak ekonomis, membuat skala prioritas, dan menggunakan prinsip cost and benefit.
Jika dalam bertindak kita memperhitungkan segalanya, merencanakan dengan matang agar tak ada sumber daya yang terbuang percuma, maka kita telah bertindak ekonomis. Dalam melakukan tindakan juga seharusnya telah didasarkan pada pilihan-pilihan yang paling mendesak dan penting untuk dipenuhi sesegera mungkin, yang artinya kita telah membuat skala prioritas. Sedangkan menggunakan prinsip cost and benefit artinya kita telah memperhitungkan berapa biaya yang perlu kita keluarkan untuk mendapatkan manfaat yang kita targetkan.
Lalu, apakah semua tindakan ekonomi selalu rasional? Tidak selalu teman. Kadangkala, manusia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang sifatnya emosional belaka dan meninggalkan aspek rasionalitas dibelakangnya. Misal, orang yang memiliki kesenangan akan warna biru, ketika menjumpai pernak-pernik berwarna biru yang menurutnya lucu, ia akan membelinya walaupun sebenarnya ia tidak memerlukannya. Ini yang disebut dengan tindakan ekonomi yang tidak rasional atau emosional.
Oh iya, yang melakukan tindakan ekonomi ini tidak hanya perorangan saja, teman, tetapi juga masyarakat dan pemerintah juga ya!
Nah, bagaimana dengan dirimu? Lebih banyak tindakan ekonomi yang rasional atau emosionalkah yang telah kamu lakukan? Yuk, berpikir ulang teman! Everything you want is not everything you need...

Sumber :
ف      Buku Paket IPS Terpadu untuk IPS Kelas VII, M.Yasin dkk., Ganeca Exact Jakarta, 2007
ف      BSE IPS Terpadu untuk SMP Kelas VII, Muh. Nurdin, dkk., Pusat Perbukuan Depdiknas Jakarta, 2008

Kegiatan Pokok Ekonomi




Sumber gambar : Tribunnews.com



Temans, manusia adalah homo economicus, atau makhluk ekonomi. Sebagai makhluk ekonomi, manusia akan melakukan kegiatan ekonomi, yaitu kegiatan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang beragam. Nah, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, manusia tidak bisa melakukannya sendirian, teman.. Kita senantiasa membutuhkan keberadaan orang lain dalam hidup kita, dan ini menjadikan manusia sebagai makhluk sosial, atau zoon politicon, kata Plato dalam bukunya, Republica.
Kita membutuhkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan kita. Ini menjadikan manusia sebagai konsumen, orang yang melakukan tindakan konsumsi, atau kegiatan menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa.
Tetapi kita jelas tidak bisa memenuhi semua kebutuhan kita sendiri bukan?
Maka kita memerlukan keberadaan produsen dalam hidup kita.  Produsen adalah pihak yang melakukan kegiatan produksi, atau kegiatan mengolah dan menambah nilai guna suatu barang hingga dapat digunakan untuk memuaskan kebutuhan manusia.
Lalu, apakah semua produsen menghasilkan barang atau jasa disekitar lingkungan kita saja?
Tentu tidak, karena ada kekhasan kekayaan atau sumber daya yang juga terbatas tiap wilayah, maka baik konsumen maupun produsen memerlukan adanya distributor. Distributor adalah pelaku kegiatan distribusi, kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen, hingga nilai kegunaan barang atau jasa tersebut menjadi bermanfaat. Distributor juga bertugas menyalurkan bahan bentah atau bahan baku yang dibutuhkan produsen untuk menghasilkan barang atau jasa.
Maka, antara produsen, konsumen, dan distributor, semuanya saling membutuhkan.
Tanpa keberadaan produsen dan distributor, konsumen akan kesulitan memenuhi kebutuhannya.
Tanpa adanya konsumen dan distributor, produsen akan kesulitan menjual barang dan jasa yang dihasilkannya.
Dan tanpa distributor, antara kebutuhan konsumen dengan hasil produksi produsen akan sulit bertemu.
Wah, ternyata begitu temans...
Keberadaan seseorang menjadi pemenuh kebutuhan manusia lain, dan dipihak lain, seseorang tersebut pun memenuhi kebutuhannya melalui orang lain. Inilah hikmah mengapa kita diciptakan berbangsa-bangsa, agar dapat saling mengenal dan hidup berdampingan dalam damai...
Sumber :
-          Buku Paket IPS Terpadu untuk IPS Kelas VII, M.Yasin dkk., Ganeca Exact Jakarta, 2007.
-          BSE IPS Terpadu untuk SMP Kelas VII, Muh. Nurdin, dkk., Pusat Perbukuan Depdiknas Jakarta, 2008

Popular Posts

Recent Posts

Categories

Unordered List

Text Widget

Blog Archive

Blog Stats

About Me

Foto saya
seorang perempuan yang ingin berbagi megahnya dunia dengan kata-kata...

Search

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers