Tampilkan postingan dengan label Geografi VII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi VII. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2017

Serba - serbi Peta



sumber gambar : bogor.jabar.bmkg.go.id




Teman, masih ingatkah mengenai peta?
Sudahkah mengamati benar-benar apa saja unsur-unsur pada peta?
                Agar sebuah proyeksi/penggambaran permukaan bumi layak disebut peta, maka gambaran tersebut harus memenuhi beberapa syarat umum peta, yaitu : jelas dan tidak membingungkan, mudah dipahami, sesuai dengan wujud dan letak sebenarnya, serta enak dipandang. Selain itu juga memiliki syarat-syarat khusus peta, yaitu : mencantumkan judul peta, tahun pembuatan peta, sumber peta, orientasi arah mata angin, tulisan/lettering yang berfungsi memberikan keterangan pada gambar, skala, garis tepi peta, garis astronomi, simbol, warna peta, dan legenda/petunjuk untuk membaca simbol pada peta.
                Jika kita melihat pada peta warna laut birunya beragam, itu karena semakin dalam lautnya, semakin tua warna birunya. Pada daratan, peningkatan ketinggian tanah diwakili dengan hijau untuk dataran rendah, lalu kuning dan coklat untuk dataran tinggi dan pegunungan. Garis pada peta juga memiliki nama, garis-garis mendatar disebut garis lintang/latitude, sedangkan garis-garis vertikal pada peta disebut garis bujur/longitude. Garis Meridian adalah garis bujur 0° yang menjadi acuan pembagian wilayah waktu dunia. Garis Khatulistiwa/Equator adalah garis khayal yang membagi bumi menjadi dua kawasan, utara dan selatan.
                Penggunaan peta tergantung pada jenis dan informasi yang diinginkan pembaca petanya. Jika hanya menginginkan info letak/lokasi secara mendasar saja maka peta umum cukup memberikan informasi. Tetapi jika menginginkan informasi khusus, maka pilihannya ada pada peta tematik teman. Misalnya Peta Arah Angin dan Arus Laut, atau Peta Persebaran Flora Fauna.
                Penyajian peta saat ini juga beragam. Tidak lagi didominasi peta planimetri (peta dasar dua dimensi) yang banyak kita temui, atau peta stereometri (peta timbul / tiga dimensi) saja. Seiring dengan perkembangan teknologi, peta digital ternyata lebih mudah diakses dan lebih dekat ke masyarakat. Baik lewat aplikasi yang dibenamkan dalam gadget maupun yang tersimpan dalam CD.
                Tunggu apalagi temans, jangan biarkan dirimu tersesat tanpa tahu arah dan tujuan ya! Selamat menggunakan peta!

Sumber :
  •       Buku Paket IPS Terpadu untuk IPS Kelas VII, M.Yasin dkk., Ganeca Exact Jakarta, 2007. 
  •      BSE IPS Terpadu untuk SMP Kelas VII, Muh. Nurdin, dkk., Pusat Perbukuan Depdiknas Jakarta, 2008


Tak Kenal maka Ta'aruf : PETA


sumber gambar : indonesiamengajar.org




Istilah peta tentu tak asing lagi bagi kita. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa pasti pernah mendengar atau bahkan menggunakannya. Tetapi apakah kita mengenali apa peta sebenarnya? Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan skala tertentu.  Istilah peta atau map dalam bahasa Inggris berasal dari kata mappa (Yunani) yang berarti kain penutup meja. Wah, berarti taplak dong ya?. Iya teman.. Nah, jika kumpulan peta-peta kita buat dalam bentuk buku, maka jadilah Atlas. Kalau begitu, yang kita jumpai dalam kartu undangan, flyer promosi, atau brosur wisata itu juga peta ya? Ternyata bukan lho. Apa yang kita lihat dalam keseharian kita itu adalah sketsa atau denah, karena dibuat tidak dengan skala dan ditujukan untuk menginfokan hal tertentu saja.
Seni, ilmu pengetahuan, dan teknologi tentang pembuatan peta, sekaligus cakupan studinya sebagai dokumen-dokumen ilmiah dan hasil karya seni disebut Kartografi, dan orang yang ahli dalam bidang tersebut dikenal dengan nama kartograf. Peta dibuat dengan ketentuan-ketentuan yang mengikat, yang sifatnya konvensional dan selektif. Konvensional karena simbol dan lambang yang digunakan pada peta telah disepakati ahli kartografi, sedangkan selektif berarti peta tersebut hanya menampilkan sebagian informasi dari kenampakan bumi kita ini.
                Lalu apa saja manfaat peta bagi kita? Secara umum peta bermanfaat untuk memberikan pengetahuan mengenai arah, letak, luas, jarak, dan bentuk permukaan bumi, juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, dasar perencanaan dan pengambilan keputusan, penyajian informasi, juga pemberi motivasi lho!
                Bagaimana teman, ingin merasakan manfaat peta? Coba pajang peta dunia dikamarmu, lalu tandai wilayah mana saja yang ingin kamu singgahi dan tuliskan alasannya!

Sumber :
-          Buku Paket IPS Terpadu untuk IPS Kelas VII, M.Yasin dkk., Ganeca Exact Jakarta, 2007.
-          BSE IPS Terpadu untuk SMP Kelas VII, Muh. Nurdin, dkk., Pusat Perbukuan Depdiknas Jakarta, 2008

Popular Posts

Recent Posts

Categories

Unordered List

Text Widget

Blog Archive

Blog Stats

About Me

Foto saya
seorang perempuan yang ingin berbagi megahnya dunia dengan kata-kata...

Search

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers